Bimtek Vendor IT 2026: Strategi Bersaing di Pengadaan Teknologi Pemerintah
Bimtek Vendor IT 2026: Strategi Bersaing di Pengadaan Teknologi Pemerintah Banyak vendor teknologi gagal memenangkan pengadaan pemerintah bukan karena produk...
Read more
Pendahuluan
Dalam beberapa tahun terakhir, instansi layanan kesehatan pemerintah seperti RSUD, BLUD kesehatan, dan Puskesmas dihadapkan pada tuntutan peningkatan kualitas layanan sekaligus kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi krisis. Gangguan operasional akibat lonjakan pasien, keterbatasan sumber daya, hingga koordinasi antar unit pelayanan yang belum sepenuhnya terintegrasi sering muncul dalam situasi darurat. Di banyak unit kerja, proses pengambilan keputusan masih bergantung pada laporan manual dan komunikasi berjenjang yang memperlambat respons terhadap kondisi kritis. Kondisi ini menuntut penguatan sistem dan kompetensi aparatur dalam mengelola krisis layanan kesehatan secara terstruktur.
Dalam konteks kebijakan publik, penguatan kapasitas aparatur kesehatan menjadi bagian dari upaya peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik. Upaya ini sejalan dengan kebijakan pengembangan kompetensi aparatur yang menekankan profesionalisme, efektivitas tata kelola, serta kemampuan organisasi dalam merespons dinamika pelayanan masyarakat. Pengelolaan krisis layanan kesehatan juga berkaitan erat dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, terutama dalam menjaga kesinambungan layanan dasar kepada masyarakat serta memastikan koordinasi lintas unit berjalan secara efektif.
Tanpa penguatan kompetensi manajemen krisis, organisasi layanan kesehatan berisiko mengalami keterlambatan respons, ketidaksinkronan informasi, hingga gangguan keberlanjutan layanan publik pada situasi darurat. Hal ini tidak hanya berdampak pada kinerja institusi, tetapi juga pada kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan pemerintah. Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif mengenai manajemen krisis layanan kesehatan menjadi faktor penting dalam mendukung kesiapan organisasi, meningkatkan efektivitas koordinasi, serta menjaga stabilitas pelayanan publik di sektor kesehatan.
Di banyak fasilitas kesehatan pemerintah, pengelolaan situasi krisis masih menghadapi sejumlah tantangan operasional. Pada beberapa RSUD dan Puskesmas, prosedur tanggap darurat sudah tersedia dalam dokumen administratif, namun belum sepenuhnya teruji dalam praktik lapangan. Koordinasi antar unit pelayanan seperti instalasi gawat darurat, manajemen rumah sakit, dan unit penunjang sering bergantung pada komunikasi informal atau keputusan pimpinan secara ad hoc ketika terjadi situasi mendesak.
Selain itu, sistem informasi layanan kesehatan di beberapa daerah masih berjalan secara terpisah antara pelaporan operasional, manajemen risiko, dan monitoring kinerja layanan. Kondisi ini menyebabkan data yang tersedia belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk mendukung pengambilan keputusan cepat saat terjadi gangguan layanan atau lonjakan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat. Jika tidak ditangani secara sistematis, keterbatasan tersebut dapat berdampak pada efektivitas kinerja organisasi serta menurunkan kualitas respons layanan publik dalam kondisi krisis.
Penguatan kompetensi aparatur kesehatan dalam manajemen krisis menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesiapan organisasi menghadapi situasi darurat layanan. Melalui peningkatan kapasitas ini, aparatur diharapkan mampu memahami prinsip dasar manajemen krisis, alur koordinasi antar unit pelayanan, serta mekanisme pengambilan keputusan yang cepat dan berbasis data.
Dalam jangka pendek, peningkatan kompetensi dapat membantu unit layanan kesehatan memperbaiki koordinasi internal, memperjelas peran setiap unit kerja, serta memperkuat sistem komunikasi krisis. Dalam jangka menengah, penguatan kapasitas ini juga mendukung transformasi tata kelola layanan kesehatan yang lebih responsif, adaptif terhadap perubahan, dan mampu menjaga stabilitas pelayanan publik di tengah dinamika kebutuhan masyarakat.
Memasuki tahun 2026, sektor kesehatan publik semakin dituntut untuk memperkuat sistem manajemen risiko dan kesiapsiagaan organisasi. Perubahan kebijakan layanan kesehatan, peningkatan standar pelayanan publik, serta perkembangan teknologi informasi mendorong instansi kesehatan pemerintah untuk terus meningkatkan profesionalisme aparatur dan efektivitas tata kelola organisasi.
Dalam konteks tersebut, kesiapan menghadapi krisis layanan kesehatan tidak lagi dipandang sebagai aspek tambahan, tetapi menjadi bagian integral dari pengelolaan organisasi layanan publik. Organisasi yang mampu memperkuat kapasitas manajemen krisis akan lebih siap menjaga keberlanjutan layanan, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta memastikan kinerja pelayanan kesehatan tetap berjalan secara stabil dalam berbagai situasi.
Dengan memahami konteks dan urgensi tersebut, instansi dapat menilai kebutuhan penguatan kapasitas secara lebih tepat dan berdampak.
Penguatan kapasitas aparatur dalam pengelolaan layanan kesehatan merupakan bagian dari upaya peningkatan profesionalisme dan kinerja organisasi sektor publik. Hal ini sejalan dengan kebijakan pengembangan kompetensi aparatur yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat. Prinsip tersebut juga berkaitan dengan penerapan tata kelola pemerintahan yang baik, di mana organisasi pemerintah dituntut mampu mengelola layanan publik secara responsif, transparan, dan akuntabel sebagaimana dijelaskan dalam konsep Aparatur Sipil Negara dalam sistem administrasi pemerintahan Indonesia.
Dalam praktiknya, penguatan kompetensi tersebut berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas dan fungsi aparatur di unit layanan kesehatan seperti RSUD, BLUD kesehatan, dan Puskesmas. Aparatur tidak hanya dituntut mampu menjalankan proses pelayanan rutin, tetapi juga harus memiliki kesiapan organisasi dalam menghadapi situasi krisis yang berpotensi mengganggu keberlanjutan layanan publik. Tanpa dukungan kompetensi yang memadai, proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kinerja organisasi dapat mengalami hambatan, terutama ketika terjadi kondisi darurat yang memerlukan koordinasi cepat dan pengambilan keputusan yang tepat.
Berdasarkan kerangka regulasi dan arah kebijakan tersebut, tujuan pelatihan ini dirumuskan secara terstruktur untuk mendukung peningkatan kompetensi aparatur sesuai dengan kebutuhan organisasi dan tuntutan kinerja tahun 2026.
Berdasarkan tantangan operasional dan kebutuhan pengembangan kompetensi yang telah diuraikan sebelumnya, pelatihan ini dirancang dengan tujuan yang terstruktur dan relevan untuk mendukung peningkatan kapasitas profesional aparatur kesehatan. Fokusnya adalah memperkuat kesiapan organisasi dalam menghadapi situasi krisis layanan kesehatan serta tuntutan kinerja sektor publik pada tahun 2026.
Tujuan Pelatihan Manajemen Krisis Layanan Kesehatan 2026
Untuk mencapai tujuan tersebut, materi pelatihan disusun secara sistematis dan aplikatif agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya secara kontekstual sesuai dengan kebutuhan organisasi layanan kesehatan serta tuntutan kinerja sektor publik tahun 2026.
Berdasarkan sembilan tujuan strategis tersebut, materi pelatihan dirancang secara komprehensif untuk memberikan pemahaman konseptual sekaligus keterampilan praktis yang relevan dengan konteks kerja aparatur kesehatan serta tantangan organisasi pelayanan publik pada tahun 2026.
Dalam praktik di instansi kesehatan pemerintah sering terjadi situasi darurat seperti lonjakan pasien, gangguan operasional layanan, atau keterbatasan sumber daya. Kondisi ini dapat mempengaruhi stabilitas pelayanan publik dan kinerja organisasi. Kerangka manajemen krisis menjadi dasar untuk memahami tahapan respons organisasi mulai dari identifikasi risiko hingga pemulihan layanan. Implementasi dilakukan melalui pemetaan risiko layanan, penyusunan struktur koordinasi krisis, serta pengendalian proses komunikasi internal. Simulasi dilakukan menggunakan flowchart manajemen krisis serta template rencana tanggap darurat yang dapat diterapkan di rumah sakit atau puskesmas.
Di banyak unit kerja kesehatan, potensi krisis sering muncul tanpa perencanaan mitigasi yang memadai. Hal ini berdampak pada keterlambatan respons organisasi serta penurunan kualitas layanan publik. Pendekatan identifikasi risiko membantu organisasi memetakan ancaman operasional yang mungkin terjadi. Proses implementasi dilakukan dengan menyusun matriks risiko, mengklasifikasikan tingkat dampak, serta menetapkan prioritas mitigasi. Simulasi dilakukan melalui latihan analisis risiko menggunakan checklist identifikasi krisis dan matriks evaluasi risiko layanan kesehatan.
Sering terjadi bahwa koordinasi antar unit pelayanan kesehatan tidak berjalan optimal ketika menghadapi situasi krisis. Dampaknya adalah informasi tidak tersampaikan secara cepat kepada pimpinan dan tim layanan. Konsep komunikasi krisis menekankan pentingnya struktur koordinasi yang jelas serta alur informasi yang terintegrasi. Implementasi dilakukan dengan menyusun peta komunikasi krisis, menentukan peran unit kerja, serta mengendalikan alur laporan situasi. Simulasi dilakukan melalui latihan penyusunan flow komunikasi krisis dan template laporan situasi darurat.
Dalam kondisi lapangan, banyak organisasi kesehatan memiliki prosedur tanggap darurat yang belum terintegrasi secara sistematis. Hal ini berdampak pada ketidakjelasan langkah operasional saat krisis terjadi. Penyusunan protokol krisis menjadi langkah penting dalam memperjelas peran unit kerja dan alur tindakan. Implementasi dilakukan dengan menyusun prosedur respons krisis, menetapkan indikator eskalasi situasi, serta memonitor pelaksanaan protokol. Simulasi menggunakan template SOP krisis dan checklist tindakan darurat.
Di banyak fasilitas kesehatan, evaluasi krisis sering dilakukan setelah kejadian tanpa dokumentasi yang sistematis. Dampaknya adalah organisasi sulit mempelajari pengalaman krisis sebelumnya. Sistem monitoring krisis memungkinkan organisasi memonitor perkembangan situasi secara berkelanjutan. Implementasi dilakukan dengan menyusun indikator evaluasi krisis, mengintegrasikan laporan operasional, serta memonitor proses pemulihan layanan. Simulasi menggunakan dashboard monitoring krisis serta template laporan evaluasi.
Sering terjadi bahwa data operasional rumah sakit tidak dimanfaatkan secara optimal dalam pengambilan keputusan. Hal ini dapat memperlambat respons organisasi ketika menghadapi kondisi darurat. Integrasi data layanan kesehatan memungkinkan pimpinan memonitor situasi secara real-time. Implementasi dilakukan dengan memetakan sumber data layanan, mengintegrasikan informasi operasional, serta memonitor indikator kinerja layanan. Simulasi menggunakan matriks integrasi data serta template dashboard analisis.
Dalam praktik operasional, berbagai risiko seperti keterbatasan tenaga medis, gangguan fasilitas, atau lonjakan pasien dapat memicu krisis layanan. Risiko tersebut berdampak pada efektivitas kinerja organisasi serta stabilitas pelayanan publik. Pendekatan manajemen risiko membantu organisasi mengidentifikasi dan mengendalikan potensi gangguan layanan. Implementasi dilakukan dengan menyusun peta risiko operasional, menetapkan rencana mitigasi, serta memonitor efektivitas pengendalian risiko. Simulasi menggunakan matriks risiko dan checklist mitigasi.
Setelah krisis terjadi, organisasi sering menghadapi tantangan dalam memulihkan layanan secara cepat dan stabil. Tanpa strategi pemulihan yang jelas, pelayanan kepada masyarakat dapat terganggu dalam waktu lama. Konsep pemulihan layanan menekankan pentingnya perencanaan transisi dari kondisi darurat menuju operasi normal. Implementasi dilakukan melalui penyusunan rencana pemulihan layanan, monitoring stabilitas operasional, serta evaluasi kinerja pasca krisis. Simulasi menggunakan template rencana pemulihan layanan.
Dalam banyak organisasi kesehatan, kesiapsiagaan krisis belum menjadi bagian rutin dari pengelolaan organisasi. Hal ini berpotensi menimbulkan kerentanan ketika terjadi situasi darurat. Pendekatan kesiapsiagaan organisasi membantu memperkuat sistem respons layanan kesehatan. Implementasi dilakukan melalui penyusunan rencana kesiapsiagaan, latihan simulasi krisis, serta monitoring kesiapan unit kerja. Simulasi menggunakan checklist kesiapsiagaan organisasi dan template evaluasi kesiapan.
Dalam kondisi lapangan, pengalaman krisis di berbagai fasilitas kesehatan dapat menjadi pembelajaran penting bagi organisasi lain. Tanpa dokumentasi praktik terbaik, organisasi sering mengulang kesalahan yang sama. Best practice manajemen krisis memberikan gambaran strategi yang efektif dalam menjaga stabilitas layanan. Implementasi dilakukan dengan menganalisis studi kasus nyata, mengevaluasi langkah penanganan krisis, serta menyusun rekomendasi kebijakan organisasi. Simulasi menggunakan matriks analisis studi kasus.
Di banyak instansi kesehatan, hasil pelatihan sering tidak diimplementasikan karena tidak ada rencana aksi yang jelas. Dampaknya adalah peningkatan kompetensi tidak berdampak langsung pada kinerja organisasi. Penyusunan rencana aksi membantu peserta menerjemahkan konsep pelatihan menjadi langkah operasional. Implementasi dilakukan dengan menyusun rencana kerja, menetapkan indikator keberhasilan, serta memonitor pelaksanaan program penguatan kapasitas. Simulasi menggunakan template rencana aksi organisasi.
Rangkaian materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal strategis bagi peserta dalam meningkatkan kompetensi profesional secara terarah serta mendukung pencapaian kinerja organisasi layanan kesehatan yang berkelanjutan sesuai dengan tuntutan tahun 2026.
Berdasarkan evaluasi pelaksanaan program sebelumnya, mayoritas peserta menyatakan terjadi peningkatan pemahaman, ketepatan pengambilan keputusan, serta kesiapan implementasi kebijakan setelah mengikuti pelatihan ini.
Pelatihan ini dirancang untuk memastikan peserta siap menerapkan kompetensi secara profesional dan berkelanjutan dalam mendukung kinerja organisasi di tahun 2026.
Narasumber merupakan praktisi yang berpengalaman dalam penguatan tata kelola layanan kesehatan publik, khususnya pada rumah sakit pemerintah, BLUD kesehatan, dan puskesmas. Fokus pendampingan meliputi penguatan sistem respons krisis layanan kesehatan, pengendalian risiko operasional, serta pengembangan kebijakan organisasi berbasis praktik terbaik sektor publik.
Instruktur berpengalaman mendampingi berbagai institusi layanan kesehatan dalam memetakan risiko operasional dan menyusun strategi mitigasi krisis. Pendekatan yang digunakan mengintegrasikan analisis risiko layanan kesehatan dengan sistem monitoring organisasi sehingga respons krisis dapat dikelola secara sistematis dan terukur.
Narasumber memiliki pengalaman dalam penguatan sistem monitoring dan evaluasi kinerja organisasi kesehatan. Fokus pembelajaran meliputi penyusunan indikator evaluasi krisis layanan kesehatan, pemanfaatan data operasional, serta penguatan proses pengambilan keputusan berbasis bukti pada organisasi pelayanan publik.
Instruktur merupakan akademisi terapan yang berfokus pada kajian kebijakan kesehatan serta penguatan kapasitas organisasi layanan publik. Pendekatan yang digunakan menekankan integrasi antara teori manajemen krisis dengan praktik operasional rumah sakit pemerintah dan institusi layanan kesehatan daerah.
Narasumber memiliki pengalaman dalam pengembangan sistem informasi layanan kesehatan yang mendukung pengambilan keputusan operasional. Fokus pembelajaran meliputi integrasi data layanan kesehatan, monitoring situasi krisis, serta penguatan sistem pelaporan organisasi secara digital.
Instruktur berfokus pada pengembangan kompetensi aparatur kesehatan serta penguatan kesiapsiagaan organisasi dalam menghadapi situasi krisis layanan. Pendekatan pembelajaran menekankan pada penguatan kapasitas individu dan organisasi agar mampu merespons dinamika operasional layanan kesehatan secara profesional.
Narasumber berpengalaman dalam pendampingan kepatuhan regulasi serta penerapan standar layanan kesehatan publik. Fokus pembelajaran mencakup penyelarasan kebijakan organisasi dengan standar tata kelola layanan kesehatan, pengendalian risiko layanan, serta peningkatan akuntabilitas institusi kesehatan pemerintah.
Narasumber mendampingi instansi publik sesuai standar kompetensi profesi yang diakui secara nasional, termasuk kerangka sertifikasi yang dikelola oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi.
Seluruh narasumber merupakan praktisi dan instruktur berpengalaman yang mendampingi instansi pemerintah, rumah sakit daerah, organisasi publik, serta unit layanan kesehatan dalam penguatan tata kelola organisasi dan peningkatan kapasitas aparatur sesuai dengan kebutuhan sektor kesehatan.
Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pembelajaran dari narasumber berpengalaman yang memahami kebutuhan serta tantangan nyata organisasi layanan kesehatan publik di tahun 2026.
Dengan output tersebut, peserta diharapkan siap menerapkan manajemen krisis layanan kesehatan secara praktis, konsisten, dan berkelanjutan di lingkungan kerja masing-masing pada tahun 2026.
Jawaban: Pendaftaran peserta biasanya dilakukan melalui unit kepegawaian atau bagian pengembangan SDM di instansi masing-masing. Instansi dapat mengirimkan surat penugasan peserta sesuai kebutuhan unit kerja. Mekanisme ini umum digunakan dalam pelaksanaan pelatihan ASN dan kegiatan pengembangan kompetensi aparatur pemerintah daerah.
Jawaban: Pelatihan manajemen krisis layanan kesehatan dapat dilaksanakan melalui metode daring, luring, atau hybrid. Pelaksanaan daring biasanya menggunakan platform konferensi resmi seperti Zoom atau Microsoft Teams. Sementara pelatihan luring memungkinkan peserta mengikuti diskusi kasus dan simulasi penanganan krisis layanan kesehatan secara langsung.
Jawaban: Narasumber umumnya berasal dari praktisi manajemen rumah sakit, konsultan manajemen risiko kesehatan, akademisi kebijakan kesehatan, serta instruktur pelatihan ASN. Mereka memiliki pengalaman dalam penguatan tata kelola layanan kesehatan publik dan manajemen risiko organisasi kesehatan.
Jawaban: Pelatihan membantu aparatur pemerintah daerah memahami strategi penanganan krisis yang dapat mempengaruhi operasional layanan kesehatan. Materi mencakup identifikasi risiko layanan, koordinasi lintas unit, serta penguatan tata kelola pelayanan publik dalam situasi darurat.
Jawaban: Peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan biasanya memperoleh sertifikat pelatihan sebagai bukti partisipasi. Sertifikat tersebut umumnya mengacu pada durasi pelatihan sekitar 16 Jam Pelajaran (JP), yang sering digunakan sebagai referensi kegiatan pengembangan kompetensi ASN.
Jawaban: Evaluasi pelatihan dilakukan melalui diskusi studi kasus, partisipasi peserta dalam simulasi krisis, serta refleksi pembelajaran di akhir sesi. Pendekatan ini membantu mengukur pemahaman peserta terhadap materi manajemen krisis layanan kesehatan dan penerapannya dalam konteks kerja.
Jawaban: Dalam beberapa program pelatihan ASN, peserta didorong menyusun rencana aksi untuk diterapkan di unit kerja masing-masing. Rencana tersebut dapat menjadi acuan awal bagi instansi dalam memperkuat sistem manajemen risiko dan kesiapsiagaan krisis layanan kesehatan.
Jawaban: Materi pelatihan dirancang sesuai kebutuhan organisasi pelayanan kesehatan publik seperti rumah sakit daerah, puskesmas, dan dinas kesehatan. Fokus pembahasan mencakup tata kelola krisis layanan, koordinasi organisasi, serta penguatan sistem pengambilan keputusan dalam situasi darurat pelayanan publik.
Pelatihan manajemen krisis layanan kesehatan menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola organisasi pelayanan kesehatan di lingkungan pemerintah. Aparatur kesehatan perlu memahami pendekatan sistematis dalam mengidentifikasi risiko, mengelola situasi krisis, serta menjaga kesinambungan pelayanan publik.
Melalui pembelajaran yang terstruktur, peserta memperoleh pemahaman mengenai strategi koordinasi organisasi, pengelolaan risiko operasional, dan pengambilan keputusan berbasis data. Kompetensi tersebut mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia sektor kesehatan dalam menghadapi dinamika pelayanan publik tahun 2026.
Penguatan kompetensi melalui pelatihan manajemen krisis layanan kesehatan juga mendukung upaya pengembangan SDM aparatur secara berkelanjutan. Implementasi pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan organisasi kesehatan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan layanan.
Pelatihan manajemen krisis layanan kesehatan 2026 dapat diikuti oleh aparatur pemerintah daerah dari berbagai wilayah Indonesia. Program pelatihan diselenggarakan di sejumlah kota strategis untuk memudahkan akses peserta dari instansi kesehatan pemerintah.
Inilah saat yang tepat bagi pimpinan dan pegawai, baik dari instansi pemerintah maupun organisasi swasta, untuk bergabung dalam program pelatihan strategis ini. Bersama, mari kita wujudkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas guna mendukung peningkatan kinerja, efektivitas organisasi, serta pencapaian tujuan jangka panjang.
Melalui “Bimtek Manajemen Krisis Layanan Kesehatan 2026 – Tata Kelola Pelayanan Publik Kritis dan Strategis“, Pelatihan Nasional menghadirkan solusi praktis bagi instansi pemerintah, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, serta organisasi profesional dalam menjawab tantangan perubahan, tuntutan efisiensi, dan kebutuhan pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Setiap program dirancang berbasis kebutuhan nyata organisasi, dilengkapi dengan modul komprehensif, studi kasus relevan lintas sektor, simulasi implementasi, hingga pendampingan langsung oleh narasumber berpengalaman.
Dengan pendekatan yang sistematis, aplikatif, dan berbasis praktik terbaik, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga siap mengimplementasikan hasil pelatihan sebagai bagian dari peningkatan kinerja dan tata kelola di lingkungan kerja masing-masing.
Dengan penuh hormat dan apresiasi, kami mengucapkan terima kasih atas waktu dan perhatian Bapak/Ibu dalam menyimak informasi pelatihan ini. Untuk mengetahui program dan materi lanjutan yang relevan dengan kebutuhan organisasi Anda, silakan kunjungi tautan berikut:
Semoga program ini dapat menjadi bagian dari langkah nyata dalam membangun aparatur yang unggul, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan tata kelola kelembagaan di masa depan.
📌 Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami:
✉️ Email: info@pelatihannasional.com
📞 WhatsApp/Telp: 0821-3989-6194 – 0812-2244-3914
Atau kunjungi laman resmi kami:
👉 Tentang Kami
👉 Kontak Kami
Jadilah bagian dari perubahan positif dan transformasi layanan kesehatan!
Klik di sini untuk melihat jadwal lengkap pelatihan 👉 Pelatihan Nasional – Jadwal Bimtek & Training
Bimtek Vendor IT 2026: Strategi Bersaing di Pengadaan Teknologi Pemerintah Banyak vendor teknologi gagal memenangkan pengadaan pemerintah bukan karena produk...
Read moreBimtek Vendor IT 2026: Strategi Bersaing di Pengadaan Teknologi Pemerintah Banyak vendor teknologi gagal memenangkan pengadaan pemerintah bukan karena produk...
🏨 Hotel : HI Hotel, Jakarta
📍 Alamat : Jl. Pasar Senen 3, Senen, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10410
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Hotel Arjuna, Yogyakarta
📍 Alamat : Jalan P. Mangkubumi No. 44, Jetis, Yogyakarta 55233
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Panen Hotel, Bandung
📍 Alamat : Jl. LLRE Martadinata No. 100, Cihapit, Bandung Wetan, Bandung, Jawa Barat
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : favehotel Sunset Seminyak
📍 Alamat : Jl. Sunset Road No. 89, Seminyak, Bali
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Montana Premier Senggigi
📍 Alamat : Jl. Raya Senggigi KM. 12, Senggigi, Batu Layar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Swiss-Bel Inn Panakukang, Makassar
📍 Alamat : Jl. Boulevard No. 55, Pandang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan 90222
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Neo Hotel, Balikpapan
📍 Alamat : Jalan Mayjen Sutoyo No. 67, Balikpapan, Kalimantan Timur 76122
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Fox Hotel, Samarinda
📍 Alamat : Jalan Mayor Jenderal S. Parman No. 15 RT 19, Gunung Kelua, Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : favehotel Ahmad Yani Banjarmasin
📍 Alamat : Jl. Ahmad Yani Km. 2 No. 35, Banjarmasin Tengah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Hotel Cleo Tunjungan, Surabaya
📍 Alamat : Jalan Basuki Rahmat No. 11, Genteng, Surabaya, Jawa Timur
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Gets Hotel Malang
📍 Alamat : Jl. Brigjend Slamet Riadi No. 38, Oro-oro Dowo, Malang, Jawa Timur
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Arte Hotel Bandar Lampung
📍 Alamat : Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 21, Enggal, Bandar Lampung
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Biz Hotel Batam
📍 Alamat : Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15, Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, 29432
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Favehotel S. Parman Medan
📍 Alamat : Jalan Mayjend Siswondo Parman No. 313A, Medan 20153, Sumatera Utara
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : KHAS Hotel Pekanbaru
📍 Alamat : Jl. Jenderal Sudirman No. 455, Pekanbaru, Riau
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : fave Hotel Padjajaran Bogor
📍 Alamat : Jl. Cidangiang No. 1, Tegallega, Bogor Tengah, Bogor, Jawa Barat
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Fave Hotel Manahan Solo
📍 Alamat : Jl. Adi Sucipto No. 60, Manahan, Laweyan, Solo, Jawa Tengah
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
| Hari | Pukul |
|---|---|
| Senin | 08.00 – 17.00 |
| Selasa | 08.00 – 17.00 |
| Rabu | 08.00 – 17.00 |
| Kamis | 08.00 – 17.00 |
| Jumat | 08.00 – 17.00 |
| Sabtu | 08.00 – 17.00 |
| Minggu | Libur |
| Fasilitas Bimtek |
|---|
| 👩🏫 Kelas tatap muka 2 hari |
| 📖 Modul materi & softcopy |
| 🎁 Bimtek kit & tas eksklusif |
| 🏆 Sertifikat pelatihan |
| 🍴 Makan siang |
| ☕ Coffeebreak 2 kali |
| Fasilitas Bimtek |
|---|
👩🏫 Kelas tatap muka 2 hari |
📖 Modul materi & softcopy |
🎁Bimtek Kit & Tas Eksklusif |
🏆 Sertifikat pelatihan |
🛌 Menginap 1kmr/2org, 4H3M |
| 🥗 Sarapan & lunch |
☕ Coffeebreak 2 kali |
| Fasilitas Bimtek |
|---|
👩🏫 Kelas tatap muka 2 hari |
📖 Modul materi & softcopy |
🎁Bimtek Kit & Tas Eksklusif |
🏆 Sertifikat pelatihan |
🛌 Menginap 1kmr/1org, 4H3M |
| 🥗 Sarapan & lunch |
☕ Coffeebreak 2 kali |