Bimtek Vendor IT 2026: Manajemen Proyek Sistem Informasi Pemerintah Daerah
Bimtek Vendor IT 2026: Manajemen Proyek Sistem Informasi Pemerintah Daerah Banyak proyek sistem informasi pemerintah daerah gagal bukan karena aplikasi...
Read more
Penguatan tata kelola fasilitas kesehatan daerah menjadi perhatian penting dalam penyelenggaraan layanan kesehatan publik tahun 2026. Di banyak pemerintah daerah, pengelolaan fasilitas kesehatan seperti RSUD, Puskesmas, dan unit layanan kesehatan lainnya masih menghadapi tantangan operasional yang nyata. Sebagian laporan kinerja layanan kesehatan masih disusun secara administratif dan manual, sementara pemanfaatan data layanan untuk pengambilan keputusan belum optimal. Kondisi ini sering kali diperparah oleh koordinasi lintas unit yang belum terintegrasi serta ketergantungan pada sistem aplikasi yang berbeda antar fasilitas layanan kesehatan.
Dalam konteks kebijakan pembangunan sektor kesehatan, penguatan tata kelola fasilitas kesehatan daerah selaras dengan arah peningkatan kapasitas organisasi perangkat daerah dan pengembangan kompetensi aparatur. Upaya ini mendukung peningkatan kualitas manajemen layanan kesehatan publik, sekaligus memperkuat akuntabilitas organisasi dalam pengelolaan sumber daya kesehatan. Selain itu, pendekatan tata kelola yang lebih sistematis juga diharapkan mampu meningkatkan koordinasi antar unit layanan kesehatan serta memastikan pengelolaan fasilitas kesehatan berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Tanpa penguatan kompetensi dan pemahaman tata kelola yang memadai, pengelolaan fasilitas kesehatan berpotensi menghadapi berbagai risiko operasional, mulai dari ketidakefisienan pemanfaatan sumber daya hingga keterbatasan kualitas layanan kepada masyarakat. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat berdampak pada menurunnya efektivitas layanan kesehatan daerah serta melemahnya kinerja organisasi perangkat daerah di sektor kesehatan. Oleh karena itu, pemahaman yang lebih sistematis mengenai tata kelola fasilitas kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi dan keberlanjutan layanan kesehatan publik.
Memasuki tahun 2026, implementasi tata kelola fasilitas kesehatan daerah menghadapi berbagai tantangan yang bersifat teknis maupun manajerial. Di sejumlah daerah, pengelolaan fasilitas kesehatan masih bergantung pada prosedur administratif yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan sistem informasi kesehatan daerah. Data layanan yang dihasilkan dari Puskesmas atau unit layanan lainnya sering kali tersimpan dalam sistem yang berbeda, sehingga menyulitkan proses analisis dan pengambilan keputusan di tingkat organisasi.
Selain itu, koordinasi antar unit layanan kesehatan di lingkungan pemerintah daerah masih menghadapi kendala struktural. Dalam praktik sehari-hari, pengelolaan fasilitas kesehatan sering melibatkan berbagai unit kerja yang memiliki tanggung jawab berbeda, mulai dari perencanaan layanan, pengelolaan sarana prasarana, hingga pelaporan kinerja layanan kesehatan. Ketika koordinasi tersebut tidak berjalan secara sistematis, proses pengelolaan fasilitas kesehatan berpotensi menjadi kurang efektif dan berdampak pada kualitas layanan kepada masyarakat.
Jika tantangan ini tidak ditangani secara tepat, organisasi perangkat daerah di sektor kesehatan dapat menghadapi risiko menurunnya efektivitas layanan kesehatan publik. Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif mengenai tata kelola fasilitas kesehatan menjadi bagian penting dalam memperkuat kinerja organisasi serta meningkatkan profesionalisme aparatur dalam pengelolaan layanan kesehatan daerah.
Penguatan kompetensi aparatur di sektor kesehatan daerah memiliki peran penting dalam memastikan tata kelola fasilitas kesehatan berjalan secara efektif. Melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, aparatur dapat memahami prinsip manajemen layanan kesehatan, pengelolaan fasilitas kesehatan, serta pemanfaatan data layanan untuk mendukung proses pengambilan keputusan organisasi.
Dalam jangka pendek, penguatan kompetensi dapat membantu aparatur meningkatkan kualitas pengelolaan operasional fasilitas kesehatan serta memperbaiki mekanisme koordinasi antar unit layanan. Sementara itu, dalam jangka menengah, pendekatan tata kelola yang lebih sistematis berpotensi mendorong peningkatan kinerja organisasi, efisiensi pemanfaatan sumber daya kesehatan, serta kualitas layanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Bagi instansi seperti Dinas Kesehatan, RSUD, maupun unit layanan kesehatan daerah lainnya, penguatan kompetensi aparatur juga menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi manajemen layanan kesehatan serta peningkatan profesionalisme aparatur di sektor kesehatan daerah.
Perkembangan kebijakan sektor kesehatan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan adanya peningkatan tuntutan terhadap kualitas tata kelola layanan kesehatan publik. Pemerintah daerah diharapkan mampu mengelola fasilitas kesehatan secara lebih efektif, transparan, dan berbasis data guna mendukung peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
Dalam konteks tersebut, kesiapan organisasi menjadi faktor penting dalam menghadapi dinamika kebijakan dan perubahan standar layanan kesehatan. Aparatur yang memiliki pemahaman komprehensif mengenai tata kelola fasilitas kesehatan akan lebih mampu menyesuaikan proses kerja organisasi dengan kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang.
Dengan memahami konteks dan urgensi tersebut, instansi dapat menilai kebutuhan penguatan kapasitas secara lebih tepat dan berdampak dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi serta kualitas layanan kesehatan publik di daerah.
Penguatan tata kelola fasilitas kesehatan daerah sejalan dengan kebijakan nasional yang menekankan pentingnya pengembangan kompetensi aparatur serta peningkatan kualitas layanan publik di sektor kesehatan. Dalam kerangka tata kelola pemerintahan yang baik, aparatur di lingkungan pemerintah daerah diharapkan mampu mengelola sumber daya kesehatan secara efektif, transparan, dan akuntabel. Prinsip tersebut juga berkaitan dengan penguatan kapasitas organisasi perangkat daerah dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, sebagaimana konsep pengelolaan aparatur yang diatur dalam Aparatur Sipil Negara sebagai bagian dari sistem penyelenggaraan pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.
Dalam praktik implementasi di tingkat daerah, tata kelola fasilitas kesehatan berkaitan langsung dengan tugas dan fungsi aparatur dalam merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi pengelolaan layanan kesehatan publik. Penguatan pemahaman mengenai tata kelola fasilitas kesehatan juga menjadi penting untuk memastikan bahwa proses perencanaan layanan, pengelolaan sarana prasarana, hingga pelaporan kinerja layanan kesehatan dapat berjalan secara sistematis. Tanpa dukungan kompetensi yang memadai, organisasi berpotensi menghadapi kendala dalam pengelolaan fasilitas kesehatan, mulai dari koordinasi antar unit layanan hingga pemanfaatan data layanan kesehatan dalam pengambilan keputusan organisasi.
Berdasarkan kerangka regulasi dan arah kebijakan tersebut, tujuan pelatihan ini dirumuskan secara terstruktur untuk mendukung peningkatan kompetensi aparatur sesuai dengan kebutuhan organisasi dan tuntutan kinerja tahun 2026.
Tujuan Pelatihan Tata Kelola Fasilitas Kesehatan Daerah 2026
Berdasarkan tantangan tata kelola fasilitas kesehatan daerah serta kebutuhan pengembangan kompetensi aparatur yang telah diuraikan sebelumnya, pelatihan ini dirancang dengan tujuan yang terstruktur dan relevan untuk mendukung peningkatan kapasitas profesional peserta secara berkelanjutan dalam menghadapi tuntutan kinerja organisasi dan kebijakan layanan kesehatan tahun 2026.
Untuk mencapai tujuan tersebut, materi pelatihan disusun secara sistematis dan aplikatif agar peserta tidak hanya memahami konsep tata kelola fasilitas kesehatan daerah, tetapi juga mampu menerapkannya secara kontekstual sesuai dengan kebutuhan organisasi dan tuntutan kinerja layanan kesehatan tahun 2026.
Berdasarkan sembilan tujuan strategis tersebut, materi pelatihan disusun secara komprehensif untuk memberikan pemahaman konseptual sekaligus keterampilan praktis yang relevan dengan konteks kerja peserta serta tantangan pengelolaan fasilitas kesehatan daerah dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan publik tahun 2026.
Dalam praktik di instansi kesehatan daerah, sering terjadi bahwa pengelolaan fasilitas kesehatan belum sepenuhnya terkoordinasi antara unit perencanaan, operasional layanan, dan pelaporan kinerja. Kondisi ini dapat mempengaruhi efektivitas layanan kesehatan publik serta menghambat pengambilan keputusan organisasi. Pendekatan tata kelola fasilitas kesehatan daerah menekankan pentingnya struktur kerja yang jelas, integrasi sistem informasi layanan, serta mekanisme koordinasi antar unit kerja. Implementasi dilakukan melalui pemetaan peran organisasi, penyusunan flowchart proses layanan kesehatan, serta simulasi analisis tata kelola fasilitas kesehatan menggunakan matriks tanggung jawab organisasi.
Di banyak unit kerja kesehatan daerah, perencanaan fasilitas kesehatan sering kali dilakukan secara administratif tanpa analisis kebutuhan layanan secara komprehensif. Dampaknya adalah ketidakseimbangan pemanfaatan fasilitas kesehatan serta keterbatasan akses layanan masyarakat. Konsep perencanaan berbasis kebutuhan daerah menekankan proses memetakan kebutuhan layanan kesehatan menggunakan data epidemiologi dan data layanan kesehatan. Implementasi dilakukan melalui penyusunan matriks analisis kebutuhan fasilitas kesehatan serta simulasi penyusunan rencana pengembangan fasilitas layanan kesehatan daerah.
Sering terjadi bahwa pengelolaan operasional fasilitas kesehatan masih bergantung pada prosedur manual yang tidak terintegrasi dengan sistem informasi kesehatan daerah. Dampaknya adalah keterlambatan laporan operasional serta kesulitan memonitor kinerja layanan kesehatan. Konsep manajemen operasional menekankan integrasi proses kerja, standar operasional layanan, dan mekanisme monitoring layanan kesehatan. Implementasi dilakukan dengan menyusun checklist operasional fasilitas kesehatan serta simulasi evaluasi operasional layanan kesehatan di lingkungan instansi kesehatan daerah.
Dalam kondisi lapangan, sering terjadi bahwa data layanan kesehatan tersimpan dalam sistem yang berbeda sehingga menyulitkan proses analisis kinerja organisasi. Dampaknya adalah keputusan manajerial tidak sepenuhnya berbasis data. Konsep integrasi sistem informasi kesehatan menekankan penggunaan sistem data terintegrasi untuk mendukung pengelolaan fasilitas kesehatan daerah. Implementasi dilakukan melalui pemetaan sistem informasi layanan kesehatan serta simulasi integrasi data layanan kesehatan untuk analisis kinerja organisasi.
Di banyak fasilitas kesehatan daerah, pengelolaan sarana prasarana sering menghadapi kendala pencatatan aset dan pemantauan pemanfaatan fasilitas layanan. Hal ini dapat berdampak pada efisiensi penggunaan sumber daya kesehatan. Pendekatan pengelolaan sarana prasarana menekankan proses inventarisasi aset, monitoring penggunaan fasilitas, serta evaluasi kebutuhan sarana kesehatan. Implementasi dilakukan dengan menyusun template inventaris fasilitas kesehatan dan checklist evaluasi sarana prasarana layanan kesehatan.
Dalam praktik di unit kesehatan daerah, evaluasi kinerja layanan kesehatan sering kali hanya berbasis laporan administratif tanpa analisis indikator layanan. Kondisi ini dapat mempengaruhi efektivitas peningkatan layanan kesehatan publik. Konsep monitoring dan evaluasi menekankan penggunaan indikator kinerja layanan kesehatan untuk menilai efektivitas pengelolaan fasilitas kesehatan daerah. Implementasi dilakukan melalui penyusunan indikator evaluasi layanan kesehatan serta simulasi analisis laporan kinerja fasilitas kesehatan.
Sering terjadi bahwa koordinasi antar unit kesehatan seperti Puskesmas, RSUD, dan Dinas Kesehatan tidak berjalan optimal karena perbedaan sistem pelaporan dan mekanisme kerja. Dampaknya adalah keterlambatan pengambilan keputusan organisasi. Pendekatan koordinasi lintas unit menekankan penyusunan mekanisme komunikasi organisasi serta integrasi laporan layanan kesehatan. Implementasi dilakukan melalui simulasi penyusunan alur koordinasi layanan kesehatan daerah dan checklist koordinasi organisasi.
Di banyak instansi kesehatan, data layanan kesehatan tersedia namun belum dimanfaatkan secara optimal dalam proses pengambilan keputusan organisasi. Dampaknya adalah kebijakan layanan kesehatan tidak sepenuhnya berbasis data. Konsep pemanfaatan data layanan kesehatan menekankan proses analisis data layanan untuk mendukung kebijakan kesehatan daerah. Implementasi dilakukan melalui simulasi analisis data layanan kesehatan menggunakan matriks evaluasi kinerja organisasi.
Dalam kondisi lapangan, pengelolaan RSUD dan Puskesmas sering menghadapi tantangan terkait manajemen organisasi dan koordinasi layanan kesehatan. Dampaknya dapat mempengaruhi kualitas layanan kepada masyarakat. Pendekatan tata kelola organisasi kesehatan menekankan perencanaan layanan, monitoring operasional, serta evaluasi kinerja fasilitas kesehatan. Implementasi dilakukan melalui studi kasus pengelolaan layanan kesehatan daerah dan simulasi penyusunan rencana peningkatan layanan kesehatan.
Sering terjadi bahwa evaluasi tata kelola fasilitas kesehatan dilakukan secara terbatas sehingga organisasi kesulitan mengidentifikasi area perbaikan layanan kesehatan. Dampaknya adalah perbaikan layanan kesehatan berjalan lambat. Konsep evaluasi tata kelola menekankan analisis kinerja organisasi dan efektivitas pengelolaan fasilitas kesehatan daerah. Implementasi dilakukan melalui penyusunan matriks evaluasi tata kelola fasilitas kesehatan serta simulasi audit internal layanan kesehatan daerah.
Rangkaian materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal strategis bagi aparatur sektor kesehatan dalam meningkatkan kompetensi profesional secara terarah serta mendukung pencapaian kinerja organisasi yang berkelanjutan sesuai dengan tuntutan layanan kesehatan publik tahun 2026.
Berdasarkan evaluasi pelaksanaan program sebelumnya, mayoritas peserta menyatakan terjadi peningkatan pemahaman, ketepatan pengambilan keputusan, serta kesiapan implementasi kebijakan setelah mengikuti pelatihan ini.
Pelatihan ini dirancang untuk memastikan peserta siap menerapkan kompetensi secara profesional dan berkelanjutan dalam mendukung kinerja organisasi di tahun 2026.
Narasumber merupakan praktisi berpengalaman dalam penguatan tata kelola layanan kesehatan pemerintah daerah, dengan fokus pada pengembangan sistem manajemen operasional fasilitas kesehatan, peningkatan mutu pelayanan, serta implementasi kebijakan publik yang relevan dengan tata kelola fasilitas kesehatan daerah.
Instruktur berperan sebagai konsultan senior yang berfokus pada peningkatan kinerja organisasi layanan kesehatan daerah melalui penguatan manajemen pelayanan, pengelolaan fasilitas kesehatan, serta penerapan standar operasional yang mendukung peningkatan kualitas layanan publik.
Narasumber merupakan akademisi terapan yang aktif melakukan penelitian serta pendampingan instansi pemerintah dalam pengembangan kebijakan dan sistem manajemen pelayanan kesehatan daerah yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan dinamika regulasi sektor kesehatan.
Instruktur memiliki pengalaman dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia di sektor layanan kesehatan publik, termasuk peningkatan kapasitas manajerial tenaga kesehatan dan aparatur pengelola fasilitas kesehatan daerah secara sistematis dan berkelanjutan.
Narasumber berfokus pada pendampingan instansi pemerintah daerah dalam memastikan kepatuhan terhadap regulasi layanan kesehatan, standar operasional fasilitas kesehatan, serta tata kelola organisasi layanan publik yang transparan dan akuntabel.
Instruktur merupakan praktisi monitoring dan evaluasi yang berpengalaman dalam pengukuran kinerja program kesehatan daerah, analisis efektivitas layanan, serta penguatan sistem evaluasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola fasilitas kesehatan daerah.
Narasumber memiliki pengalaman dalam pengembangan sistem informasi layanan kesehatan pemerintah daerah, termasuk integrasi data pelayanan kesehatan, pengelolaan informasi fasilitas kesehatan, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik.
Narasumber mendampingi instansi layanan kesehatan publik sesuai pedoman kebijakan sektor kesehatan yang ditetapkan oleh
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Seluruh narasumber merupakan praktisi dan instruktur berpengalaman yang mendampingi instansi pemerintah, organisasi layanan kesehatan publik, serta unit pelayanan kesehatan daerah. Status dan pengalaman narasumber disesuaikan dengan tema pelatihan sehingga relevan dengan kebutuhan peserta.
Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pembelajaran dari narasumber berpengalaman yang memahami kebutuhan serta tantangan nyata pengelolaan fasilitas kesehatan daerah dan layanan kesehatan publik di tahun 2026.
Pelatihan tata kelola fasilitas kesehatan daerah dirancang dengan durasi dan metode yang terstruktur untuk mendukung pembelajaran efektif, mengombinasikan teori, praktik, simulasi, dan evaluasi. Peserta juga diberikan panduan teknis terkait persiapan perangkat dan software agar pelatihan dapat berjalan lancar dan optimal.
Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari (total 16 JP), 1 JP = 50 menit,
dengan proporsi seimbang antara penyampaian materi, praktik, simulasi, dan evaluasi
untuk mencapai target pembelajaran secara optimal.
Metode Pelaksanaan:
Kebutuhan peserta: ruang pelatihan (luring) atau platform online resmi,
serta perangkat laptop/PC dengan spesifikasi minimal:
Persiapan ini membantu peserta mengikuti pelatihan secara optimal tanpa kendala teknis serta memastikan proses pembelajaran berjalan efektif dan terstruktur.
Dengan output tersebut, peserta diharapkan mampu menerapkan tata kelola fasilitas kesehatan daerah secara praktis, konsisten, dan berkelanjutan di lingkungan kerja masing-masing pada tahun 2026.
Jawaban: Pendaftaran pelatihan biasanya dilakukan melalui koordinasi unit kerja, seperti dinas kesehatan, rumah sakit daerah, atau instansi pemerintah terkait. Peserta dapat mengajukan permohonan mengikuti pelatihan tata kelola fasilitas kesehatan daerah melalui bagian kepegawaian atau pengembangan SDM di instansi masing-masing.
Jawaban: Pelatihan dapat diselenggarakan dalam beberapa metode, yaitu tatap muka (luring), daring melalui platform konferensi resmi, atau kombinasi hybrid. Metode ini disesuaikan dengan kebutuhan instansi pemerintah daerah serta kebijakan pelaksanaan pelatihan ASN.
Jawaban: Narasumber berasal dari praktisi layanan kesehatan publik, akademisi administrasi kesehatan, serta konsultan tata kelola organisasi sektor publik. Mereka memiliki pengalaman dalam penguatan sistem manajemen fasilitas kesehatan daerah dan pengembangan kebijakan layanan kesehatan pemerintah.
Jawaban: Pelatihan membantu aparatur pemerintah daerah memahami pengelolaan fasilitas kesehatan secara sistematis, mulai dari aspek manajemen layanan hingga evaluasi kinerja pelayanan kesehatan. Pengetahuan tersebut dapat mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit daerah atau puskesmas.
Jawaban: Peserta yang mengikuti seluruh sesi pelatihan biasanya memperoleh sertifikat sebagai bukti partisipasi pengembangan kompetensi. Pelatihan ini dilaksanakan dengan durasi sekitar 16 Jam Pelajaran (JP) yang mencakup penyampaian materi, praktik, dan evaluasi pembelajaran.
Jawaban: Evaluasi dilakukan melalui diskusi studi kasus, simulasi penerapan kebijakan, serta umpan balik peserta terhadap materi pelatihan. Pendekatan ini membantu memastikan bahwa pemahaman mengenai tata kelola fasilitas kesehatan daerah dapat diterapkan secara praktis di lingkungan kerja.
Jawaban: Beberapa program pelatihan menyediakan sesi diskusi lanjutan atau berbagi praktik terbaik antar peserta setelah pelatihan berakhir. Hal ini bertujuan mendukung implementasi hasil pelatihan di fasilitas kesehatan daerah serta memperkuat kolaborasi antar instansi.
Jawaban: Materi pelatihan disusun dengan mempertimbangkan kebijakan pengelolaan layanan kesehatan publik dan kebutuhan manajemen fasilitas kesehatan daerah. Dengan demikian, pembahasan pelatihan tetap selaras dengan regulasi serta praktik tata kelola layanan kesehatan pemerintah.
Pelatihan ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai penguatan tata kelola fasilitas kesehatan daerah dalam mendukung kualitas pelayanan kesehatan publik. Pendekatan yang digunakan menekankan integrasi kebijakan, manajemen operasional, serta evaluasi layanan kesehatan di lingkungan pemerintah daerah.
Melalui pengembangan kompetensi aparatur kesehatan dan pengelola layanan publik, pelatihan tata kelola fasilitas kesehatan daerah diharapkan dapat membantu instansi meningkatkan efektivitas pengelolaan fasilitas kesehatan secara sistematis. Pengetahuan tersebut menjadi bagian penting dari penguatan kapasitas SDM sektor kesehatan pemerintah pada tahun 2026.
Pelatihan ini dapat diikuti oleh aparatur pemerintah daerah, pengelola rumah sakit daerah, serta institusi layanan kesehatan publik dari berbagai wilayah Indonesia. Penyelenggaraan kegiatan dilakukan di beberapa kota strategis guna memudahkan akses peserta dari berbagai daerah.
Inilah saat yang tepat bagi pimpinan dan pegawai, baik dari instansi pemerintah maupun organisasi swasta, untuk bergabung dalam program pelatihan strategis ini. Bersama, mari kita wujudkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas guna mendukung peningkatan kinerja, efektivitas organisasi, serta pencapaian tujuan jangka panjang.
Melalui “Bimtek Tata Kelola Fasilitas Kesehatan Daerah 2026 – Manajemen Layanan Kesehatan Publik Komprehensif“, Pelatihan Nasional menghadirkan solusi praktis bagi instansi pemerintah, BUMN/BUMD, perusahaan swasta, serta organisasi profesional dalam menjawab tantangan perubahan, tuntutan efisiensi, dan kebutuhan pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Setiap program dirancang berbasis kebutuhan nyata organisasi, dilengkapi dengan modul komprehensif, studi kasus relevan lintas sektor, simulasi implementasi, hingga pendampingan langsung oleh narasumber berpengalaman.
Dengan pendekatan yang sistematis, aplikatif, dan berbasis praktik terbaik, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga siap mengimplementasikan hasil pelatihan sebagai bagian dari peningkatan kinerja dan tata kelola di lingkungan kerja masing-masing.
Dengan penuh hormat dan apresiasi, kami mengucapkan terima kasih atas waktu dan perhatian Bapak/Ibu dalam menyimak informasi pelatihan ini. Untuk mengetahui program dan materi lanjutan yang relevan dengan kebutuhan organisasi Anda, silakan kunjungi tautan berikut:
Semoga program ini dapat menjadi bagian dari langkah nyata dalam membangun aparatur yang unggul, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan tata kelola kelembagaan di masa depan.
📌 Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami:
✉️ Email: info@pelatihannasional.com
📞 WhatsApp/Telp: 0821-3989-6194 – 0812-2244-3914
Atau kunjungi laman resmi kami:
👉 Tentang Kami
👉 Kontak Kami
Jadilah bagian dari perubahan positif dan transformasi layanan kesehatan!
Klik di sini untuk melihat jadwal lengkap pelatihan 👉 Pelatihan Nasional – Jadwal Bimtek & Training
Bimtek Vendor IT 2026: Manajemen Proyek Sistem Informasi Pemerintah Daerah Banyak proyek sistem informasi pemerintah daerah gagal bukan karena aplikasi...
Read moreBimtek Vendor IT 2026: Strategi Bersaing di Pengadaan Teknologi Pemerintah Banyak vendor teknologi gagal memenangkan pengadaan pemerintah bukan karena produk...
🏨 Hotel : HI Hotel, Jakarta
📍 Alamat : Jl. Pasar Senen 3, Senen, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10410
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Hotel Arjuna, Yogyakarta
📍 Alamat : Jalan P. Mangkubumi No. 44, Jetis, Yogyakarta 55233
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Panen Hotel, Bandung
📍 Alamat : Jl. LLRE Martadinata No. 100, Cihapit, Bandung Wetan, Bandung, Jawa Barat
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : favehotel Sunset Seminyak
📍 Alamat : Jl. Sunset Road No. 89, Seminyak, Bali
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Montana Premier Senggigi
📍 Alamat : Jl. Raya Senggigi KM. 12, Senggigi, Batu Layar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Swiss-Bel Inn Panakukang, Makassar
📍 Alamat : Jl. Boulevard No. 55, Pandang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan 90222
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Neo Hotel, Balikpapan
📍 Alamat : Jalan Mayjen Sutoyo No. 67, Balikpapan, Kalimantan Timur 76122
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Fox Hotel, Samarinda
📍 Alamat : Jalan Mayor Jenderal S. Parman No. 15 RT 19, Gunung Kelua, Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur 75119
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : favehotel Ahmad Yani Banjarmasin
📍 Alamat : Jl. Ahmad Yani Km. 2 No. 35, Banjarmasin Tengah, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Hotel Cleo Tunjungan, Surabaya
📍 Alamat : Jalan Basuki Rahmat No. 11, Genteng, Surabaya, Jawa Timur
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Gets Hotel Malang
📍 Alamat : Jl. Brigjend Slamet Riadi No. 38, Oro-oro Dowo, Malang, Jawa Timur
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Arte Hotel Bandar Lampung
📍 Alamat : Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 21, Enggal, Bandar Lampung
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Biz Hotel Batam
📍 Alamat : Komplek Nagoya Newtown Blok T No.15, Jalan Kompleks Nagoya City Walk, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau, 29432
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Favehotel S. Parman Medan
📍 Alamat : Jalan Mayjend Siswondo Parman No. 313A, Medan 20153, Sumatera Utara
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : KHAS Hotel Pekanbaru
📍 Alamat : Jl. Jenderal Sudirman No. 455, Pekanbaru, Riau
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : fave Hotel Padjajaran Bogor
📍 Alamat : Jl. Cidangiang No. 1, Tegallega, Bogor Tengah, Bogor, Jawa Barat
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
🏨 Hotel : Fave Hotel Manahan Solo
📍 Alamat : Jl. Adi Sucipto No. 60, Manahan, Laweyan, Solo, Jawa Tengah
| ✨ No | 📆 Hari | 📆 Tanggal |
| 1 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Februari 2026 |
| 2 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Februari 2026 |
| 3 | Kamis – Jum’at | 19 - 20 Februari 2026 |
| 4 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Februari 2026 |
| 5 | Kamis – Jum’at | 05 - 06 Maret 2026 |
| 6 | Kamis – Jum’at | 12 - 13 Maret 2026 |
| 7 | Selasa – Rabu | 17 - 18 Maret 2026 |
| 8 | Kamis – Jum’at | 26 - 27 Maret 2026 |
| 9 | Rabu - Kamis | 01 - 02 April 2026 |
| 10 | Kamis – Jum’at | 09 - 10 April 2026 |
| 11 | Kamis – Jum’at | 16 - 17 April 2026 |
| 12 | Kamis – Jum’at | 23 - 24 April 2026 |
| 13 | Rabu – Kamis | 29 - 30 April 2026 |
| 14 | Kamis – Jum’at | 07 - 08 Mei 2026 |
| 15 | Selasa – Rabu | 12 -13 Mei 2026 |
| 16 | Kamis – Jum’at | 21 - 22 Mei 2026 |
| 17 | Kamis – Jum’at | 28 - 29 Mei 2026 |
| 18 | Kamis – Jum’at | 04 - 05 Juni 2026 |
| 19 | Kamis – Jum’at | 11 - 12 Juni 2026 |
| 20 | Kamis – Jum’at | 18 - 19 Juni 2026 |
| 21 | Kamis – Jum’at | 25 - 26 Juni 2026 |
| Hari | Pukul |
|---|---|
| Senin | 08.00 – 17.00 |
| Selasa | 08.00 – 17.00 |
| Rabu | 08.00 – 17.00 |
| Kamis | 08.00 – 17.00 |
| Jumat | 08.00 – 17.00 |
| Sabtu | 08.00 – 17.00 |
| Minggu | Libur |
| Fasilitas Bimtek |
|---|
| 👩🏫 Kelas tatap muka 2 hari |
| 📖 Modul materi & softcopy |
| 🎁 Bimtek kit & tas eksklusif |
| 🏆 Sertifikat pelatihan |
| 🍴 Makan siang |
| ☕ Coffeebreak 2 kali |
| Fasilitas Bimtek |
|---|
👩🏫 Kelas tatap muka 2 hari |
📖 Modul materi & softcopy |
🎁Bimtek Kit & Tas Eksklusif |
🏆 Sertifikat pelatihan |
🛌 Menginap 1kmr/2org, 4H3M |
| 🥗 Sarapan & lunch |
☕ Coffeebreak 2 kali |
| Fasilitas Bimtek |
|---|
👩🏫 Kelas tatap muka 2 hari |
📖 Modul materi & softcopy |
🎁Bimtek Kit & Tas Eksklusif |
🏆 Sertifikat pelatihan |
🛌 Menginap 1kmr/1org, 4H3M |
| 🥗 Sarapan & lunch |
☕ Coffeebreak 2 kali |